Hakikat dan Prinsip – Prinsip P3K
Hakikat dan Prinsip – Prinsip P3K
(PENJASKES
SMP Kelas 7 – Halaman 156 s/d 158)
Manusia sebagai makhluk
hidup selalu bergerak setiap hari. Gerakan atau kegiatan dilakukan didalam dan
diluar ruangan. Setiap kegiatan atau gerakan perlu dilakukan secara cermat
karena beresiko mengalami kecelakaan.
Meskipun bukan suatu
hal yang diharapkan, kecelakaan memerlukan langkah antisipatif yang diantaranya
dengan mengetahui atau mendiagnosa penyakit maupun akibat kecelakaan,
penanganan terhadap korban dan evakuasi korban bila diperlukan. Hal ini
memerlukan pengetahuan P3K agar korban tidak mengalami resiko cidera yang lebih
besar.
1. Pengertian P3K
Pertolongan
pertama pada kecelakaan ialah pertolongan sementara yang diberikan kepada
seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan
dari dokter. Sifat dari pertolongan pertama ialah memberikan perasaan
ketenangan kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah,
mengurangi bahaya yang lebih besar.
2. Tujuan P3K
Orang
selalu berusaha menghindari penyakit atau kecelakaan. Tetapi tidak seorangpun
tahu kapan penyakit atau kecelakaan itu akan dating. Karena itu harus selalu
berusaha untuk memperkecil akibat dari musibah atau kecelakaan yang mungkin
sewaktu – waktu akan menimpa diri atau sanak keluarga kita.
Kecelakaan
itu berjenis – jenis macamnya dan penanganannya pun memerlukan keterampilan dan
pengetahuan sendiri – sendiri. Kecelakaan dapat terjadi dimana – mana, di
rumah, diperjalanan, di sekolah, di tempat kerja, di kolam renang, di tempat –
tempat rekreasi dan di tempat – tempat lain. Sebagai akibat kecelakaan, korban
dapat meninggal seketika, pingsan, luka berat dan luka ringan.
Korban
kecelakaan yang masih hidup memerlukan pertolongan secepat mungkin, supaya
korban terhindar dari bahaya maut. Pada kondisi tersebut terletak fungsi
pertolongan pertama sebelum dokter dating. Bila dilakukan dengan benar,
pertolongan pertama pada kecelakaan dapat menolong jiwa seseorang. Namun
demikian, bila dilakukan dengan salah, bahkan dapat membahayakan jiwa korban.
Oleh
karena itu, orang yang memberikan pertolongan pertama harus mempunyai
pengetahuan, keterampilan P3K serta mampu melihat situasi dan kondisi korban
sebelum melakukan pertolongan pertama. Tindakan
– tindakan yang harus dilakukan dalam memberikan pertolongan pertama antara
lain :
a. Panggilan
dokter secepat mungkin atau bila dokter tak mungkin segera dating, kirimkanlah
penderita segera ke rumah sakit.
b. Hentikan
perdarahan.
c. Cegah
dan atasi shock atau gangguan keadaan umum yang lainnya.
d. Cegahlah
infeksi.
Tujuan pertolongan pertama pada
kecelakaan adalah sebagai berikut :
a.
Menyelamatkan
nyawa atau mencegah kematian.
1. Memperhatikan
kondisi dan keadaan yang mengancam korban.
2. Melaksanakan
resusitasi Jantung dan Paru (RJP) kalau perlu.
3. Mencari
dan mengatasi pendarahan.
b.
Mencegah
cacat yang lebih berat (Mencegah kondisi memburuk).
1. Mengadakan
diagnose.
2. Menangani
korban dengan prioritas yang logis.
3. Memperhatikan
kondisi atau keadaan (penyakit) yang tersembunyi.
c.
Menunjang
penyembuhan
1. Mengurangi
rasa sakit dan rasa takut.
2. Mencegah
infeksi.
3. Merencanakan
pertolongan medis serta transportasi korban dengan tepat.
3. Prinsip – Prinsip P3K
Prinsip – prinsip atau sikap kita
ketika melakukan usaha pertolongan pertama pada kecelakaan adalah sebagai
berikut :
a. Bersikap
tenang dan tidak panic.
b. Berikan
pertolongan dengan cara yang cepat dan tepat.
c. Sebelum
mengetahui berat ringannya cidera yang dialami, jangan cepat – cepat
memindahkan atau menggeser korban.
d. Jika
ada luka, diusahakan agar korban tidak melihatnya, sebab dapat membuat korban
menjadi panic.
e. Setelah
mendapat pertolongan pertama, korban sebaiknya segera dibawa ke dokter, rumah
sakit, Puskesmas untuk penanganan selanjutnya.
