Pengertian Pemanasan Global (IPA Terpadu SMP Kelas 7 – Halaman 74 s/d 75)
Pengertian Pemanasan Global (IPA
Terpadu SMP Kelas 7 – Halaman 74 s/d 75)
Aktivitas manusia
selalu menghasilkan berbagai zat sisa buangan yang salah satunya berupa gas.
Sebagian besar orang berfikir bahwa atmosfer menyerap gas – gas buangan
tersebut secara tidak terbatas dan tidak menimbulkan dampak buruk bagi
kehidupan. Akan tetapi, saat ini diketahui bahwa banyaknya gas – gas buangan
tersebut dapat menyebabkan perubahan mendasar di atmosfer dan juga kondisi
kehidupan di Bumi.
Berbagai aktivitas
manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil, penebangan dan pembakaran hutan
untuk pengalihfungsian menjadi lahan pertanian, pemukiman dan industry akan
menyumbangkan CO2 ke atmosfer dalam jumlah yang banyak. Lebih dari beberapa
periode, CO2 di atmosfer meningkat sekitar 20%. Meningkatnya konsentrasi gas –
gas rumah kaca seperti CO2 akan mempengaruhi kadar panas di Bumi. Banyak dari
radiasi Matahari yang menyinari permukaan Bumi, kemudian direfleksikan kembali
ke angkasa.
Meningkatnya kadar CO2
di atmosfer selama 150 tahun terakhir membuat para ilmuwan prihatin karena hal
tersebut berkaitan erat dengan meningkatnya suhu global. Lebih dari satu abad,
ilmuwan telah mempelajari bagaimana gas – gas rumah kaca menghangatkan bumi dan
bagaimana pembakaran bahan bakar fosil berkontribusi terhadap pemanasan suhu
Bumi. Sebagian besar ilmuwan meyakini bahwa pemanasan global telah dimulai dan
akan meningkat cepat di abad ini.
Lebih dari 100 tahun
yang lalu, temperature rata – rata suhu dipermukaan Bumi meningkat sekitar
0,60C. Peningkatan temperature inilah yang di sebut dengan pemanasan global.
Pemanasan Global adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan peningkatan
suhu rata – rata atmosfer Bumi dan lautan secara bertahap, serta sebuah
perubahan yang diyakini secara permanen mengubah iklim Bumi.
