Pernapasan Berhenti : Penyebab dan Pertolongannya
Pernapasan Berhenti : Penyebab dan Pertolongannya
(PENJASKES
SMP Kelas 7 – Halaman 163)
Pernapasan berhenti
(Asphyxia) disebut dengan “Mati Lemas”. Dalam bahasa Yunani Asphyxia berarti
“tidak berdenyut”, tidak tepat sebab pada kematian karena asphyxia nadi
sebenarnya masih dapat berdenyut untuk beberapa menit setelah pernapasan berhenti. Pernapasan berhenti (Asphyxia)
adalah kekurangan oksigen yang disebabkan oleh terganggunya saluran pernapasan.
a. Sebab – sebab Terhentinya
Pernapasan
1. Terhalangnya
udara yang masuk kedalam paru – paru, misalnya karena tercekik, kemasukan benda
asing kedalam tenggorokan atau kemasukan air karena tenggelam.
2. Kelumpuhan
pada pusat pernapasan di otak, misalnya karena pukulan keras di kepala atau
perut, udara yang terlalu dingin atau terlalu panas, terkena aliran listrik.
3. Sel
– sel darah merah tidak dapat bekerja dengan baik.
4. Kurangnya
oksigen dalam udara, misalnya di ruangan yang tertutup rapat.
b. Pertolongan Pertama
1. Memindahkan
korban ke tempat yang udaranya bersih.
2. Mengeluarkan
segala benda yang menyumbat tenggorokan.
3. Menutup
badan korban dengan selimut supaya hangat.
4. Melakukan
pernapasan buatan.


